penangguhan KPR BTN

5 Hal Seputar Penangguhan KPR BTN yang Wajib Diketahui

Tidak Perlu Ribet, Penangguhan KPR BTN Mudah Dilakukan

 

Setelah kemunculan pandemi virus COVID-19 atau virus Corona, masyarakat Indonesia pun turut merasakan turunnya perekonomian. Semua lini hampir tidak memberi celah untuk perkembangan ekonomi. Maka dari itu, beberapa kalangan merasakan dampak besarnya mulai dari pemasukan menurun, gaji dipotong, pemutusan hubungan kerja (PHK) sementara dan permanen, hingga bisnis yang terpaksa tutup. Hal ini tentu berpengaruh pada kehidupan masyarakat, seperti salah satunya pembayaran cicilan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) jadi terhambat. Untuk itu, Bank Tabungan Negara (BTN) memberikan keringanan pada debitur yang terdampak melalui Penangguhan KPR BTN.

 

Bank yang berdiri pada tahun 1897 ini memperhatikan kondisi ekonomi serta adanya pandemi, hal tersebut berdampak pada usaha dan kondisi keuangan debitur. Upaya perbaikan atau Penangguhan KPR BTN dikhususkan bagi debitur yang mengalami kesulitan saat memenuhi kewajibannya, namun masih memiliki itikad baik pada Bank BTN. Sehingga, bagi Anda yang sedang tertimpa permasalahan dan kesulitan dalam pembayaran angsuran bisa mengajukan dengan perhatikan 5 hal berikut ini terlebih dahulu. Yuk, baca selengkapnya di bawah ini.

 

Kenali Tiga Skema Keringanan

Sejak terbitnya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) mengenai relaksasi kredit bagi debitur yang terdampak virus Corona, Bank BTN melakukan klarifikasi dan penanganan maksimal. Tentunya hal ini untuk tepat sasaran, yakni debitur yang benar-benar terdampak. Terdapat tiga skema yang diberikan oleh Bank BTN, yaitu penurunan suku bunga, perpanjangan waktu kredit, atau pengurangan tunggakan pokok atau bunga. Ketiga skema ini tidak dapat dipilih, namun Bank BTN menyesuaikan dengan data dan pengajuan yang diajukan debitur. Bank BTN juga memberikan plafon maksimal 350 juta rupiah untuk KPR non subsidi dan plafon maksimal 100 juta rupiah untuk KPR Subsidi.

 

Cari Tahu Syarat dan Ketentuan Pengajuan

Agar pengajuan relaksasi kredit berjalan dengan lancar, Anda perlu tahu terlebih dulu syarat dan ketentuan yang ditetapkan Bank BTN. Ada tiga syarat dan ketentuan yang perlu dipenuhi, yaitu debitur mengajukan permohonan restrukturisasi kredit, baik melalui offline di kantor cabang atau online di website Rumah Murah BTN, debitur yang dapat mengajukan keringanan cicilan KPR belum pernah menunggak pembayaran atau lancar, serta selama pandemi COVID-19 debitur yang usaha atau tempat kerjanya terdampak langsung atau tidak langsung. Pada poin terakhir ini, di mana debitur merasakan pendapatan tau penghasilannya menurun atau berkurang dan tidak mampu membayar angsuran sesuai kewajiban.

 

Penuhi Kebutuhan Data

Setelah tahu skema dan syarat pengajuan, ada baiknya Anda mempersiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan, seperti seperti formulir permohonan restrukturisasi, formulir penghasilan dan formulir pernyataan terdampak COVID-19. Ketiga formulir ini bisa Anda dapatkan melalui website www.rumahmurahbtn.co.id. Sehabis mengisi, Anda perlu melakukan scan/foto secara jelas, beserta KTP dan juga selfie tampak depan dengan memegang ketiga formulir dan KTP.

 

Pengajuan Bisa Melalui Email atau Formulir di Website

Seperti yang sudah diungkapkan di atas, Anda bisa langsung mengajukan relaksasi kredit di website Rumah Murah BTN. Jadi Anda tak perlu lagi datang ke kantor cabang! Namun begitu, pengajuan pada kantor cabang Bank BTN tetap berjalan seperti biasa. Pengajuan via online bisa dilakukan dengan memilih jenis KPR terlebih dahulu, yaitu Konvensional atau Syariah. Isi form yang telah tersedia, pastikan semua data sudah lengkap. Kemudian, klik Ajukan.

Sedangkan pengajuan melalui email, untuk KPR Konvensional semua data dikirimkan [email protected] dengan judul email tepat, yakni Restrukturisasi BTN, nama, nomor rekening dan lampiran data yang dilengkapi nama file paling belakang adalah nama Anda. Misalnya judul email: Restrukturisasi BTN, Ardiansyah, 00010001000, dan nama attachment KTP Ardiansyah. Begitu juga dengan nama file formulir lainnya, disertai nama lengkap pada attachment file.

Untuk KPR Syariah, seluruh dokumen dikirim melalui email masing-masing Kantor Cabang Syariah (KCS) sesuai tujuan. Terdapat 25 cabang pada area Jabodetabek (Jakarta Harmoni dan Pasar Minggu, Tangerang, Bogor, Bekasi), area Jawa dan Banten (Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Malang, Solo, Semarang, Cirebon, Tasikmalaya, Tegal dan Cilegon), area Sumatera (Batam, Medan, Pekanbaru, Palembang, Banda Aceh), area Kalimantan (Balikpapan, Banjarmasin), area Sulawesi (Kendari, Makassar) dan area Nusa Tenggara Barat (Mataram).

Saat melengkapi formulir, pastikan nomor telepon, whatsapp atau email Anda aktif. Apabila permohonan disetujui, Anda akan menerima informasi melalui salah satu dari ketiga cara tersebut, berisikan persetujuan restrukturisasi dan addendum Perjanjian Kredit (PK) dari petugas BTN. Kemudian, apabila Anda menyetujui, debitur akan menandatangani addendum Perjanjian Kredit (KPR Konvensional) atau Perjanjian Pembiayaan (KPR Syariah), dan mengirimkannya kembali.

 

Temukan Info Lebih Lanjut Mengenai Penangguhan KPR BTN

Tak hanya info restrukturisasi kredit, website Rumah Murah BTN juga dilengkapi dengan daftar cabang yang bisa Anda dapatkan secara detail. Kantor cabang Bank BTN lebih mudah dilihat melalui map data. Jika ada pertanyaan lebih lanjut, lakukan live chat dengan agen BTN, Rara. Asisten Rumah Murah BTN ini bisa membantu Minat Rumah Murah, Mekanisme Transaksi, Jadwal Lelang dan lainnya.

Live chat bisa ditemui pada kanan bawah website yang berbentuk logo Rumah Murah BTN. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kantor cabang Bank BTN atau Bank BTN Syariah terdekat, petugas restrukturisasi Bank BTN yang sudah lengkap per kantor cabang di seluruh area Indonesia, atau Contact Center Bank BTN di nomor 1500-286.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *